Pemprov Lampung Kebut Perbaikan RSBNH Jelang Akreditasi 2026

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan pimpin rapat operasional RSBNH di ruang kerjanya
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat operasional RSBNH di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026). Foto: Diskominfotik Lampung

BANDARLAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan memimpin rapat operasional Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026).

Marindo menegaskan RSBNH adalah wajah pelayanan kesehatan Pemprov Lampung. Eksistensi rumah sakit tak sekadar fasilitas administratif, tapi instrumen vital berdampak langsung masyarakat luas rasakan.

“Pelayanan harus prima. Hambatan satu tindakan medis dampaknya luar biasa bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta investasi di RSBNH dibarengi kenaikan kunjungan pasien agar tercipta layanan optimal dan berkelanjutan.

Ia mendorong ada langkah nyata mengembangkan rumah sakit agar dapat bermanfaat maksimal bagi masyarakat dan berdampak penerimaan daerah.

Direktur RS Bandar Negara Husada ………… menyampaikan saat ini RSBNH berstatus Tipe C dengan 10 tempat tidur. Manajemen fokus akreditasi ulang paling lambat 17 Desember 2026. Status akreditasi saat ini masih utama.

RSBNH menyoroti urgensi pemeliharaan infrastruktur gedung, termasuk instalasi air dan listrik. Inspektorat menyebut perbaikan sarana dan prasarana prioritas mendesak. Jika menunda, ruang operasi dan operasional layanan prioritas, seperti hemodialisa bisa terganggu.

Sekdaprov meminta anggaran pemeliharaan selaras target Kementerian Kesehatan. Pemprov Lampung berkomitmen memenuhi kebutuhan akreditasi demi layanan prima. (kmf)

Related posts

Leave a Comment